5 Cara Agar Terhindar dari Berita Hoax

5 Cara Agar Terhindar dari Berita Hoax

Saat ini adalah era modern dimana segala informasi sangat mudah untuk disebarluaskan hanya dengan menggunakan telepon genggam.

Namun sayangnya, banyak juga oknum-oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkannya untuk menyebarkan berita Kebohongan atau palsu.

Masih banyak masyarakat Indonesia yang termakan berita hoax terutama orang tua.

Makanya, kali ini InfoTekno.ID akan berbagi 5 Cara Menghindari Berita Hoax yang wajib diketahui oleh anak milenial saat ini.

5 Cara Menghindari Berita Hoax

Media sosial Facebook selalu menjamin keamanan penggunanya. Namun, kontrol keamanan tetap berada di tangan pengguna itu sendiri.

1. Memeriksa Judul, Isi, dan Sumber Berita

Sebelum mempercayai beritanya, terlebih dahulu kita harus mengecek judul dan keseluruhan isi beritanya, karena bukan berarti beritanya benar.

Kita juga harus tahu darimana sumber beritanya. Jika sumbernya kurang jelas, maka harus hati-hati ya guys!

Saya sarankan Anda mencari berita yang sama dari sumber terpercaya lainnya.

2. Periksa keaslian foto atau video

Di era modern ini, berita tidak hanya disebarluaskan dalam bentuk teks, tetapi bersamaan dengan foto atau video.

Nah, scammer bisa dengan mudah memanipulasi foto atau video dengan tujuan menipu pembaca.

Sebaiknya cek dulu kebenaran foto atau videonya lewat internet dari sumber resmi.

3. Periksa Kebenaran Berita dari Sumber Resmi

Saat ini banyak portal berita online Indonesia yang telah diverifikasi resmi oleh pemerintah.

Detik.com, Kompas.com, Tribunnews.com, CNNIndonesia.com, dan Liputan6.com merupakan portal berita yang telah diverifikasi resmi oleh pemerintah dan diketahui kebenaran beritanya.

Sebelum memercayai berita, Anda harus mengecek dulu kebenaran beritanya di beberapa portal berita yang sudah saya sebutkan di atas.

Jangan Cuma Bagikan Berita Ya Sebelum Mengetahui Kebenaran 🙂

4. Segera Laporkan Berita Hoax ke Kominfo

Jika kamu di kirim berita dan saat dicek ternyata beritanya hoax segera laporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo).

Jangan sungkan lapor ke Kominfo kalau beritanya benar-benar hoax.

Untuk melaporkannya ke Kominfo, Anda dapat mengirim email ke: aduankonten@kominfo.go.id.

5. Bergabunglah dengan Grup Diskusi AntiHoax di Media Sosial

Untuk ikut menghentikan penyebaran berita hoax yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, Anda bisa ikut serta dalam kelompok anti hoax di media sosial.

Setelah mengikuti salah satu grup diskusi antihoax di media sosial, anggota grup di sana akan bisa saling mendengarkan untuk menghentikan penyebaran jika muncul berita hoax dan bisa langsung melaporkannya ke Kominfo.

Akhir kata

Itu tadi 5 Cara Menghindari Berita Hoax yang tentunya mudah untuk Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan lupa juga share tips ini kepada orang tua kalian, agar keluarga kalian sama-sama terhindar dari hoax / berita bohong yang beredar saat ini.

CINTA

Baca:  Ini Dia Cara Mudah Meningkatkan BP Dragon Nest Mobile

div.nsl-container[data-align=”left”] {
teks-rata: kiri;
}

div.nsl-container[data-align=”center”] {
text-align: center;
}

div.nsl-container[data-align=”right”] {
text-align: right;
}

div.nsl-container .nsl-container-buttons a {
dekorasi-teks: tidak ada! penting;
box-shadow: tidak ada! penting;
batas: 0;
}

div.nsl-container .nsl-container-buttons {
tampilan: flex;
bantalan: 5px 0;
}

div.nsl-container-block .nsl-container-buttons {
aliran fleksibel: kolom;
sejajarkan-item: tengah;
}

div.nsl-container-block .nsl-container-buttons a {
fleksibel: 1 1 otomatis;
tampilan: blok;
margin: 5px 0;
lebar maksimal: 280 piksel;
lebar: 100%;
}

div.nsl-container-inline {
margin: -5px;
teks-rata: kiri;
}

div.nsl-container-inline .nsl-container-buttons {
justify-content: center;
flex-wrap: bungkus;
}

div.nsl-container-inline .nsl-container-buttons a {
margin: 5px;
tampilan: blok-sebaris;
}

div.nsl-container-grid .nsl-container-buttons {
aliran fleksibel: baris;
sejajarkan-item: tengah;
flex-wrap: bungkus;
}

div.nsl-container-grid .nsl-container-buttons a {
fleksibel: 1 1 otomatis;
tampilan: blok;
margin: 5px;
lebar maksimal: 280 piksel;
lebar: 100%;
}

Layar khusus media dan (min-width: 650px) (
div.nsl-container-grid .nsl-container-buttons a {
lebar: otomatis;
}
}

div.nsl-container .nsl-button {
kursor: penunjuk;
perataan vertikal: atas;
radius batas: 4px;
}

div.nsl-container .nsl-button-default {
warna: #fff;
tampilan: flex;
}

div.nsl-container .nsl-button-icon {
tampilan: blok-sebaris;
}

div.nsl-container .nsl-button-svg-container {
fleksibel: 0 0 otomatis;
bantalan: 8px;
tampilan: flex;
}

div.nsl-container svg {
tinggi: 24px;
lebar: 24px;
perataan vertikal: atas;
}

div.nsl-container .nsl-button-default div.nsl-button-label-container {
margin: 0 24px 0 12px;
bantalan: 10px 0;
font-family: Helvetica, Arial, sans-serif;
ukuran font: 16px;
tinggi baris: 20px;
spasi huruf: .25px;
overflow: hidden;
text-align: center;
text-overflow: clip;
ruang putih: nowrap;
fleksibel: 1 1 otomatis;
-webkit-font-smoothing: antialiased;
-moz-osx-font-smoothing: grayscale;
text-transform: none;
tampilan: blok-sebaris;
}

div.nsl-container .nsl-button-google[data-skin=”dark”] .nsl-button-svg-container {
margin: 1px;
padding: 7px;
radius batas: 3px;
latar belakang: #fff;
}

div.nsl-container .nsl-button-google[data-skin=”light”] {
radius batas: 1 piksel;
box-shadow: 0 1px 5px 0 rgba (0, 0, 0, .25);
warna: RGBA (0, 0, 0, 0,54);
}

div.nsl-container .nsl-button-apple .nsl-button-svg-container {
bantalan: 0 6px;
}
div.nsl-container .nsl-button-apple .nsl-button-svg-container svg {
tinggi: 40px;
lebar: otomatis;
}

div.nsl-container .nsl-button-apple[data-skin=”light”] {
warna: # 000;
box-shadow: 0 0 0 1px # 000
}

div.nsl-container .nsl-button-apple div.nsl-button-label-container {
ukuran font: 17px;
font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, "Segoe UI", Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif, "Apple Color Emoji", "Segoe UI Emoji", "Segoe UI Symbol";
}

.nsl-clear {
jelas: keduanya;
}

/ * Tombol perataan mulai * /
div.nsl-container-block[data-align=”left”] .nsl-container-buttons {
menyelaraskan-item: flex-start;
}

div.nsl-container-block[data-align=”center”] .nsl-container-buttons {
sejajarkan-item: tengah;
}

div.nsl-container-block[data-align=”right”] .nsl-container-buttons {
menyelaraskan-item: flex-end;
}

div.nsl-container-inline[data-align=”left”] .nsl-container-buttons {
justify-content: flex-start;
}

div.nsl-container-inline[data-align=”center”] .nsl-container-buttons {
justify-content: center;
}

div.nsl-container-inline[data-align=”right”] .nsl-container-buttons {
justify-content: flex-end;
}

div.nsl-container-grid[data-align=”left”] .nsl-container-buttons {
justify-content: flex-start;
}

div.nsl-container-grid[data-align=”center”] .nsl-container-buttons {
justify-content: center;
}

div.nsl-container-grid[data-align=”right”] .nsl-container-buttons {
justify-content: flex-end;
}

div.nsl-container-grid[data-align=”space-around”] .nsl-container-buttons {
justify-content: space-around;
}

div.nsl-container-grid[data-align=”space-between”] .nsl-container-buttons {
justify-content: space-between;
}

/ * Tombol perataan akhir * /

Berlanjut dengan Facebook
Berlanjut dengan Google

window._nsl.push (function ($) {
$ (dokumen) .ready (function () {
var $ container = $ (& # 39; # nsl-custom-login-form-1 & # 39;);
$ container.find (& # 39 ;. nsl-container & # 39;)
.addClass (& # 39; nsl-container-embedded-login-layout-below & # 39;)
.css (& # 39; tampilan & # 39 ;, & # 39; blokir & # 39;);

$ container
.appendTo ($ container.closest (& # 39; form & # 39;));
});
});

# nsl-custom-login-form-1 .nsl-container {
tampilan: tidak ada;
}

# nsl-custom-login-form-1 .nsl-container-login-layout-di bawah {
jelas: keduanya;
bantalan: 20px 0 0;
}

.login form {
padding-bottom: 20px;
}

# nsl-custom-login-form-1 .nsl-container {
tampilan: blok;
}

Belum punya akun? Daftar